Dokter Ferihana “Penganut Manhaj Salaf Yang Langka” : Saya Ingin Jadi Pemersatu Bukan Pemecah Ukhuwah Islamiyah

Assalamu’alaikum.

Keikhlasan dan keteguhan  hati seorang dokter Muslimah yang beberapa bulan lalu menjadi viral di media sosial karena aksinya memberikan pelayanan kesehatan gratis 24jam kepada masyarakat tanpa membeda-bedakannya sejak 2012 lalu.

Dalam halaman facebooknya (21/6) menjawab pertanyaan bernada nyinyir yang santer menghampiri beliau.

Dokter Ferihana Penganut Manhaj Salaf Yang Langka Saya Ingin Jadi Pemersatu Bukan Pemecah  Ukhuwah Islamiyah

Berikut postingan beliau yang sangat bijaksana, tentunya sangat langka menemukan sosok muslimah masakini yang begitu menginspirasi.

Dokter hana,
Kok mau-maunya mengisi kajian di yayasan Islam A ?
Kok mau sih bantu pengobatan gratis dan kegiatan sosial organisasi Islam B ?

Kok mau diajak seminar dengan kelompok pengajian Islam C ?
Kok mau membantu event jamaah pengajian D ?

Tak berapa lama, santer terdengar,
Hati-hati Dokter hana BUKAN SALAFIY lagi.

Aaah Subhanallah,
Semoga Rabbunaa tetap mengokohkan diriku diatas manhaj salaf hingga maut menjemput.

Saya hanya seorang muslim yang berusaha tegak diatas manhaj salaf. Saya tidak terkait yayasan, kelompok pengajian, organisasi dan ustadz tertentu.

Ketahuilah saudaraku,
Siapapun mereka, selama mereka masih muslim, maka tanganku terbuka lebar untuk mereka. Selama mereka muslim tanganku akan terulur. Bahkan kepada yang non muslim yang membutuhkan bantuan medis, maka diriku akan ada untuk mereka.

Saya hanya ingin menjadi bagian pemersatu dan pengokoh ukhuwah Islamiyyah bukan pemecahnya apalagi mencerai beraikannya.
Saya ingin menjadi bagian dari Islam yang wasathiyah.

Diriku hanya dokter umum biasa dan mondok pun hanya sebentar-sebentar saja, walhamdulillaah. Saya hanya bisa berharap sedikit ilmuku bisa bermanfaat untuk umat. Hanya ingin bisa berbagi tentang hijab, tentang adab, tentang kasih sayang dan ukhuwah islamiyyah dan segala kebaikan yg bisa ku dakwahkan.

Smoga ALLAH selalu mengokohkan diriku dalam kebaikan agar aku tidak membeda-bedakan manusia dalam menolong dan memberi bantuan. Dan agar diriku ini tidak takut dengan tuduhan dan segala celaan manusia yang memang senang mencela lagi jahat.

Wahai diriku,
Teruslah berbuat baik
Teruslah menebar kebaikan dan kasihsayang
Jangan takut difitnah
Jangan takut dibenci
Jangan takut dibulliy
Jangan takut ditahdzir

Teruslah menjadi bagian umat muslim dan ta’awwun. Bekerjasama dan tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa dengan muslim dimanapun, tanpa memandang kelompok, organiaasi, yayasan, madzab, etnis maupun sukunya.

Dan tetaplah amar ma’ruf nahiy mungkar dengan cara-cara yang baik lagi santun.

Cukuplah ridho ALLAH Yang Maha Baik yang kau cari yang kau harap yang kau tuju.

Al faqiirah ila Maghfirati Rabbihaa

*share via facebook Ummu Sulaym Ferihana

Wassalmau’laikum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s