Resume Teras Tahfidz “Menjadi Keluarga Allah” Bersama Ustadz Ulin Nuha

Assalamu’alaikum.

Banyak dari kita yang bangga dan senang menjadi bagian keluarga dari Pejabat, ntah itu Presiden, Menteri, Anggota Dewan, Gubernur, Walikota , hingga Kepala Desa. Seneng betul rasanya, apalagi kalau bisa diundang jamuan makan malam kenegaraan bersama Presiden dan jajaran Mentri-Menterinya. Begitu pula dengan keluarga Artis, dan Public Figur. Selalu masuk TV, terkenal dan banyak didukung oleh fasilitas-fasilitas dan materi-materi.

Resume Teras Tahfidz Menjadi Keluarga Allah Bersama Ustadz Ulin Nuha

Nah apalagi kalau menjadi keluarga Allah ta’ala, yang menciptakan kita, menciptakan presiden dan seluruh makhluk-makhluknya, yang mempunyai dunia dan seisinya, yang maha dari segala maha, yang menghidupkan dan mematikan kita. Apakah kita tidak berbangga?? 😊

Dari Anas meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari golongan manusia”. Kemudian Anas bertanya lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasul?” Rasulullah menjawab, “Para ahli Al-Qur’an, merekalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah”. (HR. Ahmad)

Keluarga Allah adalah ahli Al-Qur’an. Lantas siapakah yang dikatakan ahli Al-Qur’an itu? Apakah mereka yang hapal 30 Juz Al-Qur’an? Jika ia maka tentunya hanya sedikit sajalah keluarga Allah.

Ibnu Qayyim rahimahullah pernah berkata, “Ahli Al-Qur’an bukan hanya mereka yang hapal Al-Qur’an keseluruhan, tetapi mereka-mereka yang juga selalu berusaha mengisi hari-harinya dengan Al-Qur’an”

Karena setiap kita berpeluang dan punya kesempatan untuk menjadi ahli Al-Qur’an, walaupun kita belum menjadi penghapal 30 Juz Al-Qur’an.

Selanjutnya, beliau mengatakan, “Jadikanlah Al-Qur’an sebagai prioritas utama” Jadikan bacaan utama, dan yang utama didengarkan. Bukan berarti harus mengenyampingkan yang lain. Dan yang terpenting adalah bagaimana membangun kebiasaan dan rutinitas bersama Al-Qur’an. Jika ingin menghapalnya, selalulah mengulang-ulangnya. Teruss dan terus. Masalah hasil hapal atau belum, berapa lama prosesnya, berapa banyak hapalan, kita serahkan saja pada Allah. Intinya mulailah dengan CINTA , DISIPLIN , dan ISTIQAMAH.

Wassalamu’alaikum.

Sumber : Facebook Teras Dakwah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s