Resume Singkat Kajian “Cara Taubat Dari Riba” Bersama Ustadz Ammi Nur Baits

Assalamu’alaikum.

Halo sahabat, awal maret ini HelloHijab akan sharing resume singkat dari Kajian Pekanan Forum Silaturahim Remaja Masjid Yogyakarta yang membahas topik “Cara Taubat dari Riba” bersama Ustadz Ammi Nur Baits pada hari Sabtu, 27 Februari 2016 di Masjid Jogokariyan.

٢:٢٧٦)
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. … (QS. Al-Baqarah : 276)

Lima hukuman riba dalam Al-Quran:
1. Seperti kerasukan setan pada saat hari dibangkitkan
2. Kebinasaan pada harta
3. Tantangan perang dari Allah di padang mahsyar
4. Ancaman kafir
5. Kekal di neraka

Riba dalam hadits:
– Siksa kubur berupa berenang di sungai darah
– Dosanya lebih jelek dari zina
– Ada lima orang yang dilaknat dari riba; pemakan riba, pemberi makan riba, pencatat, saksi.
– Mengantar pada kemiskinan

Agar terhindar riba:
1. Berilmu seperti berbisnis
Amirul mukminin Umar bin Khaththab radhiyallahu‘anhu punya kebiasaan menginspeksi pasar dan berkata, “Tidak boleh berdagang di pasar kami ini, kecuali dia yang mengetahui fiqih jual-beli.”
2. Menanamkan bahaya riba
3. Jangan mudah hutang
“Janganlah kalian menakut-nakuti diri kalian setelah
Allah memberi keamanan.” “Apa itu?” “Hutang.” (HR. Ahmad)
4. Memiliki sifat qanaah

Transaksi riba di sekitar kita:
– Koperasi simpan pinjam
– Tukar menukar uang
Apalagi saat menjelang hari raya, uang seratus ribu ditukar dengan sepuluh ribuan berjumlah sembilan lembar. Maka sepuluh ribu selisihnya itulah riba.
– Hutang uang dengan standar yang berbeda

Catatan tentang riba:
1. Riba itu suka sama suka
Memang riba itu dilakukan suka sama suka, kalau tidak
demikian maka namanya malak.
2. Pinjaman bank itu riba?
Bukan. Pinjaman bank itu bukan riba. Akan tetapi, hal itu berarti melakukan suatu peminjaman pada lembaga yang penghasilannya dari riba. Justru peminjam menjadi korban. Maka saat mengembalikan uang pinjaman tersebut kita menjadi pihak yang memberi makan riba.
3. Bayar hutang dengan nilai lebih
Bayar hutang dengan nilai lebih diperbolehkan dengan syarat:
– tidak boleh dipersyaratkan di depan
– sudah dilunasi dahulu hutangnya
– tidak merupakan suatu tradisi di daerah tersebut
4. Fatwa ulama tentang pemanfaatan riba
a. Ditinggal di bank.
Bunga bank tidak pernah digubris, ditinggal di rekening bank saja
b. Membebaskan diri dari yang haram (at-takhallus min haram).
Yang penting bunga tidak berada pada dirinya, dibuang atau disedekahkan ke saluran manapun
c. Bersedekah atas nama pemilik yang tidak ada identitasnya (ada’ huquq majhulah).

Wallahu a’lam.
[resume oleh Abu Zayn]

Apabila menginginkan materi kajian selengkapnya, bisa mengunduh rekaman audionya di tautan berikut.
http://bit.ly/TaubatDariRiba (mp3, 16MB)

#‎BackToMasjid‬ #‎AyoKeMasjid‬
Forum Silaturahim Remaja Masjid Yogyakarta
Twitter: @FSRMY

Wassalamu’alaikum.

Sumber : Facebook Teras Dakwah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s