Infographic Tips Ramadhan Agar Tetap Sehat Dan Berkah

 Assalamu’alaikum.

Sekarang sudah memasuki bulan Ramadhan, tentunya ada perubahan dalam settingan pola makan pencernaan kita. Bagaimana cara mengatasinya, agar puasa ramadhan tetap lancar dan sehat dalam menjalani ibadah puasa dengan khusyuk. Berikut beberapa tips yang bisa Hijabers praktekkan :

1. Ketika sahur, optimalkanlah diri untuk mengonsumsi makanan yang bereserat. Seperti halnya buah-buahan dan sayur-sayuran gitu.

2. Tetaplah beraktivitas seperti biasa. Sambil Anda ukur kapasistas produktivitas Anda sekarang ketika berpuasa itu seberapa besar. Kalau sudah dapat gambarannya, silahkan cocokkan dengan agenda Anda selama sebulan ini.

3. Kurangi hal-hal yang mubah, apalagi yang makruh. Fokus perbanyak melakukan hal-hal yang wajib dan sunnah.

4. Ketika tiba waktu buka puasa, makanlah dengan makanan yang manis rasanya.

5. Tentunya, konsumsi makanan yang manis secukupnya saja. Jangan berlebihan, karena kebanyakan gula juga bisa mengabitkan kantuk. Pun kebanyakan gula itu bisa mengganggu berat badan Anda selama berpuasa.

6. Serta, kurangi pula memakan makanan yang asin dan berlemah.

7. Makanlah sebelum lapar, berhentilah sebelum kenyang. Termasuk, jangan “balas dendam” banyak-banyak makan ketika berbuka puasa, sementang siangnya nggak makan. Karena, banyak makan merupakan salah satu sebab gelapnya hati. Kalau hati tengah gelap, akan menimbulkan rasa malas melakukan apa-apa, termasuk malas beribadah.

8. Tidurlah secara optimal. Jangan begadang bila tidak ada lagi agenda yang penting dan bermanfaat. Jangan terlalu lebay menanggapi hadits “Tidur adalah ibadah”. Cerdaslah berpikir, sekiranya tidur saja dapat pahala, apalagi kalau melek dan produktif? Insya Allah, lebih banyak lagi!

9. Bagi para perokok, ini kesempatan untuk latihan berhenti merokok. Bisa juga dibuat kesepakatan saja dengan diri sendiri, agar tidak juga merokok selama berpuasa.

10. Bagi beberapa kalangan yang sedang tidak dalam kondisi normal, sepertia halnya sedang hamil, sedang sakit, dan sebagainya, kemudian ada ketidaktahuan sebuah hukum dan situasi terkait puasa Ramadhan ini, silahkan konsultasikan kepada orang yang paham fiqih dan yang ahli kesehatan. Jangan biarkan ketidaktahuan Anda. Karena ketidaktahuan adalah awal dari penyakit dan ketidakberkahan.

Wassalamu’alaikum

Sumber : http://www.teknikhidup.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s