Mengenal Lebih Dekat Komunitas Hijabographic

Dunia visual dakwah khusus muslimah sekarang ini semakin populer dan tambah berwarna. Salah satunya yang ikut berkontribusi adalah Komunitas Hijabographic yang merupakan kumpulan muslimah kreatif. Banyak sekali karyanya bertebaran didunia maya. Bahkan bisa jadi, hasil karyanya. Hijabers gunakan untuk Photo Profile atau Display Picture. Atau malah belum pernah dengar komunitas yang satu ini ?

Yuk simak wawancara dengan Komunitas Hijabographic, yang dilansir oleh InfoDKV.com berikut ini.

1. Siapa saja pendiri Hijabograpic? dan apakah hijabographic ini khusus Akhwat?
Hijabographic awalnya adalah kami bertiga, Riza (Desain Interior’06), Hestia Petrina (Desain Interior’06), dan Ragillia Rachmayuni (DKV’06) dari satu kampus Institut Teknologi nasional Bandung. Iyap betul, istimewanya Hijabographic adalah komunitas muslimah yang berdakwah lewat visual, tapi untuk submitor karya tidak menutup kemungkinan ikhwan juga boleh menshare karya2 bertema kemuslimahanJ
 
2. Untuk karya nya sendiri, apakah khusus dari komunitas hijabographic atau umum?
Untuk submitor karya, baik dari anggota komunitas maupun umum bisa mensubmit karya berupa poster, komikstrip, infografis, hingga fotowork. Karya yang di submit seputar tema kemuslimahan, keislaman, hingga motivasi diri.

Untuk ketentuan lainnya, Hijabographic menekankan karya yang orisinil, tata bahasa yang sopan dan mendidik, juga terdapat unsur kreatif di dalam karyanya. Dan biasanya kami kembali menyaring karya-karya tersebut untuk ditampilkan oleh Hijabographic di media sosial.

hasil karya komunitas hijabographic 1 hasil karya komunitas hijabographic 2 hasil karya komunitas hijabographic 3

3. Kenapa membentuk Hijabographic? apakah karena berdasarkan kesadaran sebagai seorang muslmah?
Awal terbentuknya Hijabographic adalah karena sebuah kegelisahan. Kenapa kami gelisah? Karena kami seringkali memperhatikan banyak sekali muslimah kreatif yang selama ini ‘berjuang’ sendiri-sendiri. Termasuk kami yang bergerak di bidang kreatif.

Kami melihat fenomena kerap kali teman2 di dunia desain membuat karya2 iseng tanpa tema tertentu, sayang sekali kalau skill dan potensi nya tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai2 islam dalam bentuk visual yang menarik.

Untuk itu kami berinisiatif membuat wadah, dimana dengan wadah tersebut berfungsi sebagai creative campaign yang menampung muslimah kreatif untuk berkumpul/sharing karya yang bermuatan Islami/motivasi. Karya setiap muslimah jadi banyak dikenal juga, dan mereka jadi makin percaya diri untuk mempublikasikan karya2nya.

Kami juga ingin memberikan pesan ini loh ada muslimah2 kreatif, dengan hijabnya mampu membuat karya2 yang gak kalah bersaing dengan yang lainnya.

Hijab gak membatasi setiap muslimah untuk mengembangkan diri, berkontribusi sesuatu untuk agama dan bangsanya. Kami pun percaya, berdakwah dengan cara yang menyenangkan tidak hanya akan mendapatkan balasan berupa pahala namun juga kepuasan batin tersendiri.

4. Hijabographic itu berupa komunitas atau wadah karya berupa dakwah? jika komunitas bagaimana agar bisa menjadi anggota dan adakah syarat khusus?

Awalnya membentuk Hijabographic sebenarnya bukan dalam bentuk komunitas, tapi hanya sebagai wadah online sharing karya visual sesama muslimah. Awalnya kami membuat akun tumblr, twitter dan facebook fanpage untuk media mempublish2 karya kami.

Tim Komunitas Hijabographic

Namun, melihat antusiasme teman2 muslimah kreatif yang tinggi dan kita merasa perlu membuat komunitas untuk sarana berbagi ilmu, sharing skill, berbagi ide bersama hingga membuat event bersama (pameran, gathering, workshop) agar setiap muslimah kreatif saling mengenal satu sama lain, dan menjadi laboratorium ide bersama, mencetuskan ide bareng-bareng dan berkolaborasi. Bukankah bersama-sama (berjama’ah) lebih seru daripada sendiri-sendiri?

5. Pernah ngga mendapat komentar miring? bisa diceritakan pengalamannya?

Pernah sih beberapa kali dapat komentar miring, Kadang terjadi perdebatan di antara followers perihal karya kami yang menggunakan gambar makhluk hidup, atau beberapa orang protes menganggap konten creative campaign GerakanMenutupAurat 2015 kami mengandung unsur selfie padahal maksudnya gak ke sana hehehe.

Kami menerima semua saran, masukan dan kritikan untuk menjadi pelajaran ke depan. Well, mungkin disitu tantangan syiar di dunia kreatif, di satu sisi kita dituntut kreatif dalam mengemas syi’ar, di sisi yang lain harus tetap berada pada koridor syar’I dalam penyampaiannya.

6. Cita-cita tertingggi dari hijabographic?

Setiap muslim pasti punya cita-cita tertinggi untuk menegakkan Dien ini, bagaimana dan apa caranya tergantung dari skill dan kontribusi masing2. Dakwah gak melulu ceramah di mimbar karena gak semua orang bisa menerima nasihat yang disampaikan dengan ceramah.

Harapannya dengan adanya Hijabographic mampu menjadi trigger untuk para muslimah berkarya dan mampu mendorong mereka berbuat sesuatu untuk agama dan bangsanya, selain itu membantah anggapan bahwa berhijab membatasi muslimah untuk berkarya.

7. Adakah program atau konsep lain selain dakwah melalui visual?

Selain dakwah melalui karya visual, kita juga kerap mengadakan event oflline seperti Hijabogath, HijaboClass, Pameran, Talk Show, dll, saat ini kita mulai melebarkan sayap di dakwah online melalui media audiovisual/sinematografi di HijaboChannel dibantu oleh Hijabocrew yang bergerak di jurusan perfilman IKJ untuk mempublikasikan video klip, film2 pendek yang temanya masih seputar hijab dan kemuslimahan. Do’ain aja istiqomah update kontennya ;D

Kegiatan komunitas Hijabographic offline 2 Kegiatan komunitas Hijabographic offline 1

Selain itu, kita pengen mengaktifkan lagi Hijabographic sebagai media online kreatif muslimah dengan mengisi fitur-fitur dan konten2 di website Hijabographic seputar dunia desain dan kreatif muslimah. Siapa tau dari teman2 infodkv berkenan jadi kontributor konten kita berkenan bangeet hehehe

8. Peran DKV di sini sepertinya sangat tinggi dan bermanfaat ya bagi berbagai bidang, bahkan agama. Siapa saja target dari dakwah hijabographic? so far apa saja dan bagaimana cara mempromosikannya?

Yup,, kita merasa peran komunikasi visual sangat membantu untuk menyampaikan pesan2 kampanye menutup aurat dan syiar keislaman. Selain berkampanye lewat karya visual berupa poster, artwork, dan infografis kami juga membuat Hijabocomic, yaitu komik muslimah yang sudah dijual ke toko2 buku. Menurut kami, komik jadi sarana efektif berkomunikasi dalam bentuk cerita dan gambar.

Target Hijabocomic mulai dari anak SMP hingga perkuliahan, tapi anak2 SD juga pada suka baca karena ceritanya yang ringan dan mudah dipahami. Target Hijabographic sendiri mulai dari kalangan sekolah hingga muslimah beranjak dewasa yang masih awam dengan perintah menutup aurat. Kita mempromosikan Hijabographic banyak melalui akun2 sosial media, dan bersinergi dengan komunitas2 lain untuk menggelar event bersama.

9. Berkampanye dalam islam atau dakwah. Apakah lebih sulit daripada mengkampanyekan produk atau event komersil?

Mungkin sulitnya ketika berkampanye dalam dakwah, sebagai pelaku karya harus memahami konten dengan baik, misalnya bila memuat tentang hadist ditinjau lagi apakah dalilnya shahih, bila memuat foto harus dalam koridor syar’I yang tidak menampakkan aurat wanita.

Kalau dalam konteks teknis campaign, baik untuk dakwah maupun event komersial mungkin tantangannya hampir sama ya… sama2 harus ngonsep, inovatif dan beda dari yang lain hehe.

10. Positioning apa yang membedakan Hijabographic dengan komunitas atau wadah yang sejenis?

Yang membedakan kita dari komunitas lainnya, karena kita komunitas muslimah yang bergerak di bidang kreatifitas. Walaupun kita tidak secara focus dalam kegiatan2 kajian kemuslimahan seperti pada komunitas2 muslimah pada umumnya.

Namun dengan konten kreatifitas dan syiar yang menyenangkan, teman2 muslimah Hijabographic yang awalnya masih ‘newbie’ dan pelan2 mulai tertarik dengan hijab dan islam kita arahkan untuk ikut gabung dengan komunitas2 muslimah yang lain untuk mempelajari islam lebih dalam.

Dan dibawah ini adalah akun media sosial “Komunitas Hijabographic “. Monggo silahkan dikunjungi :

Facebook: https://www.facebook.com/pages/Hijabographic
Instagram: https://instagram.com/hijabographic/
Tumblr: http://hijabographic.tumblr.com/
Twiiter: https://twitter.com/hijabographic

Sumber foto : Komunitas Hijabographic dan infodkv.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s